PANDJI PRAGIWAKSONO

Karena keinginan saya untuk sukses lebih besar daripada ketakutan saya untuk gagal. Kalimat itu keluar dari seorang bernama Pandji Pragiwaksono seorang yang dulunya populer karena sebuah acara reality show berjudul “Kena Deh” pada sebuah stasiun TV swasta pada Tahun 2006. Tidak banyak orang tau bahwa Pandji memulai karir sebagai penyiar radio di Hard Rock FM pada tahun 2001 hingga 2003 bersama Tike Priatnakusumah, kemudian melanjutkan kembali masih sebagai penyiar radio di Hard Rock FM Jakarta selama tiga tahun Karirnya berjalan cukup menarik karena tidak hanya menggeluti bidang penyiaran dan presenter saja. Ia juga menggeluti bidang lain seperti sebagai illustrator di Kolamkomik.com dengan menghasilkan sebuah komik berjudul Degalings, menjadi penyanyi rap dengan mengeluarkan beberap album salah satunya berjudul Provoactive Proactive, Menjadi pembawa acara yang terbaru di Kompas TV “Sebelas Dua Belas”, dan sebuah bidang yang mulai menjadi popular saat ini ada “Stand Up Comedy”.

Berawal dari minat atau hobi di bidang basket, Pandji hanya bisa bermimpi menjadi pemain basket, semakin besar ia merasa main basket tidak terlalu bisa dipakai dan kemudian ia melihat Ary Sudarsono (presenter Olahraga RCTI saat itu), Dia pakai jas, rambut klimis, wangi, di ruangan ber AC, berbicara mengenai basket dan DIBAYAR. Menurut Pandji itu ada pekerjaan keren dan dari situ dia menetapkan mimpi dan cita-citanya. Bukan jalan yang mudah sampai dia mendapatkan cita-citanya itu, ikut casting dibanyak tempat, hingga kesempatan itu datang dan tantangan lain datang ketika ia sempat gagap dalam komunikasa, namun seiring kesempatan datang dan latian terus untuk mengurangi gagap tersebut, Pandji mulai terbiasa. Hal yang memotivasi dirinya untuk menjadi lebih baik di bidang presenter adalah pujian dari orang-orang disekitarnya. Pujian – pujian yang diperolehnya membuat ia menjadi semakin percaya diri. Hingga saat ini menjadi presenter yang memiliki program televise sendiri.

Berawal dari mimpi menjadi presenter olahraga tersebut. Pandji mulai memikirkan bidang lain yang dipandang “asing” bagi banyak orang. Bidang Rap, Membuat acara TV INDONESIA:, dan yang paling populer adalah Stand Up Comedy. Pandji Pragiwaksono adalah Satu-satunya Stand Up Comedy an atau biasa disebut Comic Indonesia yang telah mengadakan tur stand up keliling dunia yang bernama Mesakke Bangsaku World Tour. Melalui pertunjukan “Mesakke Bangsaku” World Tour 2014, Pandji membagikan hasil pengamatan maupun pengalamannya mengenai Indonesia untuk mengajak masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri, baik dari kalangan pelajar maupun profesional, agar kembali peduli dengan situasi dan kondisi bangsa saat ini dengan cara yang jenaka. Pandji berharap tur keliling dunia ini dapat menjadi cara bagi Warga Negara Indonesia yang ada di luar negeri untuk mendapatkan update akan Indonesia. Lebih jauh, tur ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk siapapun di Indonesia, bahwa dengan kerja keras dan dengan melewati proses yang benar, apa yang diimpikan bisa terwujud sebagaimana mimpi untuk melakukan tur keliling dunia ini dapat terwujud dengan dukungan sponsor terkait.

Sebuah pencapaian yang luar biasa dan belum bisa disamai oleh Comic Indonesia yang lain saat ini. Bisa dibilang Pandji adalah pelopor muncul dan populernya stand up comedy di Indonesia saat ini. Dia menggagas acara stand up comedy Indonesia atauyang  bisa dikenal dengan SUCI yang tanyang pada Kompas TV. Melalui acara itu muncul profesi baru di ranah hiburan Indonesia saat ini yaitu menjadi seorang stand up comedy an atau yang biasa disebut Comic. Nama baru mulai muncul mulai dari Ernest Prakarsa, Gee Pamungkas hingga Dodit Mulyanto, orang-orang ini yang dulunya mungkin tidak berpikir bahwa melalui stand up comedy ini bisa menjadi sebuah lahan untuk mencari rejeki. Pandji sadar bahwa bekerja di industri kreatif akan penuh tantangan terhadap perkembangan jaman saat ini. Maka dari itu ia sangat aktif melakukan tur stand up untuk memperkenalkan stand up ke tempat yang dia datangi. Dari tour tour yang sudah dia lakukan pandji yang juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, menerbitkan sebuah buku yang berjudul NASIONAL.IS.ME. Sebuah buku yang menceritakan tentang pengalaman tentang tur stand up keliling nusantaranya di berbagai daerah di Indonesia dan juga berisi tulisan – tulisannya pada blog Pandji itu sendiri yaitu www.pandji.com.Dalam bukunya diceritakan tentang rasa optimistis tentang negeri Indonesia ini. Ketika orang lain berpikir bahwa negeri ini tidak punya harapan, Pandji berpikir lain, pandji menilai orang – orang hanya melihat Indonesia dari kacamata kecilnya saja, Indonesia itu luas dan terdiri dari ribuan pulau. Kalau mau menilai Indonesia itu seperti apa, maka kunjungilah semua pelosok negeri ini dan Pandji sadar bahwa negeri ini punya harapan dan masa depan yang cerah.

Dalam melakukan stand up show nya, tidak semua orang dapat menerima materi yang dibicarakan oleh Pandji. Tak sedikit juga yang bilang bahwa stand up Pandji tidak lucu dan cenderung terlalu berat dibandingkan dengan comic yang lain. Materi Pandji memang kebanyakan berkaitan dengan isu sosial politik serta pengalaman kehidupan sehari – harinya. Bagi Pandji sendirisetiap kritik dan saran yang ditujukan kepadanya dianggap wajar mengingat berkarir didunia publik figur yang sering sekali muncul di layar kaca masyarakat. Pandji menegaskan bahwa yang membuat dia makin percaya diri dan berkembang hingga saat ini adalah kemampuan memotivasi diri yang dia dapat dari pujian yang sedikit demi sedikit meskipun tentunya kritik dan cacian sering datang menghampiri. Mampu mengontrol masukan yang datang membuat Pandji semakin percaya diri terhadap karirnya termasuk di dunia stand up comedy yang terbukti dari ajang kompetisi yang sekarang sudah memasuki musim ke lima.

Setiap melakukan show stand up di berbagai kota Pandji meyempatkan untuk sekedar berinteraksi dengan para penggemar atau fans nya melalui twitter dengan mengadakan sebuah acara yang unik yaitu olahraga bareng. Dalam hal ini olahraga yang dimaksud biasanya adalah sepakbola, basket, dan futsal, antusiasme dari para penggemar Pandji pun sangat tinggi hingga tidak semua yang mendaftar dapat ikut berolahraga bersama. Hal ini selain dimaksudkan untuk menjalin hubungan yang baik antara Pandji dengan penggemar, digunakan juga untuk mempromosikan kegiatan atau hal yang sedang Pandji lakukan saat ini, mulai dari show stand up, buku, album rap hingga kegiatan – kegiatan lainnya. Pandji menganggap dengan makin sering berinteraksi dengan banyak orang dapat membuka wawasan lebih jauh dan juga dapat menemukan materi baru yang dapat ia gunakan sebagai bahan tambahan dalam show stand up maupun tulisan yang nanti akan dimasukkan kedalam blog atau bukunya. Banyak hal menarik yang ia temui selama berinteraksi dengan banyak orang tersebut, mulai dari banyak yang tidak tahu nama Pandji itu sendiri, hingga ada yang menyebut dirinya dengan nama artis lain. Namun yang paling melekat pada diri seorang Pandji adalah trademark pembawa acara “Kena Deh”, banyak orang lebih mengenal Pandji dari acara tersebut dan setiap kali bertemu sering sekali Pandji hanya dipanggil dengan nama “Kena Deh” tanpa tau nama asli Pandji itu siapa. Hal ini sering ia utarakan sebagai bahan stand up comedynya yang tentunya mengundan tawa bagi yang mendengarkan. Hal – hal yang terjadi di sekitar diolah menjadi sedemikian rupam oleh Pandji yang secara tidak langsung menjadi pundi – pundi uang bagi diri dan karirnya kedepan.

Alm. Ayah Pandji pernah bilang, jangan pernah membunuh mimpi, karena mimpi nggak pernah mati. If you will stay on the back, you will stay on your mind. Waktu itu Pandji pernah tinggal sama orang yang kerjanya hanya menyesal. Membayangkan hidup dengan orang yang tiap hari nyesel terus.Dulu kalau om gini, mungkin udah kayak gini, dulu kalau om gitu, mungkin udah kayak gitu, dst. Hal itu menempel terus di benak Pandji.Dari hal itu Pandjitidak mau jadi orang yang kayak seperti itu (suka menyesal). “Gue harus lakukan sesuatu. So i have a large of dream, i don’t to kill it. I go for it. Karena keinginan saya untuk sukses lebih besar daripada ketakutan saya untuk gagal” ucap Pandji.

 

Penulis ,

Gaby

ARTIKEL LAIN

AGAMA DAN DILEMA DUNIA KERJA

          Kebutuhan manusia akan agama adalah mutlak. Eksistensi Tuhan, kehidupan setelah kematian, dan kebutuhan spiritual lainnya hanya dapat dijawab oleh agama. Namun tidak hanya sampai disitu, seringkali kita juga menggunakan agama dalam berbagai segi kehidupan kita. Mungkin secara tidak sadar kita lebih memilih berteman dengan mereka yang seagama. Dalam hal memilih pemimpin, tentu kita tidak lupa kisah Ahok, Gubernur DKI Jakarta itu. Lalu bagaimana dengan dunia kerja yang seringkali kita dapati penerimaan karyawan dan penentuan jabatannya didasari oleh sebuah agama tertentu? Setuju kah kita?

          Maret 2015 lalu masyarakat heboh dengan lowongan kerja MNC Sky Vision Surabaya yang mengutamakan non-muslim dalam deskripsinya. Sempat ada demo yang memprotes hal ini. Kemudian di tahun yang sama PT. Sushantco Indonesia juga memberi syarat laki-laki muslim bagi para pelamar kerjanya. Tahun 2016 pemilik Hawaii Group menandatangani surat permohonan maaf atas iklan lowongan kerja yang diposting managementnya di Facebook. Pada iklan tersebut Hawaii Group memberi keterangan yang mengutamakan calon pekerja non-Hindu untuk posisi cook. Dan masih banyak lagi lowongan pekerjaan dengan syarat agama yang tidak diblow-up media.

          Sebelum kita mulai menghakimi para pemilik usaha dan managementnya atas syarat agama dalam lowongan pekerjaan mereka ada baiknya kita merenungkan ini. Cara hidup seseorang ditentukan oleh lingkungan, latar belakang suku, budaya dan tidak terkecuali agama. Muslim melakukan shalat sebanyak lima kali dalam sehari, Kristen pergi ke gereja setiap hari Minggu. Umat Hindu sembahyang Trisandya yaitu sebanyak tiga kali pada pagi, siang, dan sore. Tiap agama memiliki waktu dan intensitas yang berbeda dalam beribadah. Maka dalam bekerja pun agama juga punya pengaruh karena merupakan gaya hidup seseorang, setidaknya dalam hal waktu.

          Secara hukum di Indonesia, menggunakan agama sebagai syarat penerimaan pegawai merupakan sebuah pelanggaran. Pasal 5 UU Ketenagakerjaan (UU no.13 tahun 2003) mengatakan “Setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan”. Tetapi beberapa perkecualian seharusnya bisa kita buat. Bukankah sebuah restoran masakan China yang mengandung babi tak sepantasnya mempekerjakan seorang muslim untuk memasak? Tentu saja hal ini bukan sebuah tindakan diskriminatif karena seorang muslim diharamkan mengkonsumsi dan bahkan menyentuh babi.

          Pasal 6 UU Ketenagakerjaan juga menjamin para pegawai untuk mendapat hak dan kewajiban yang sama tanpa melihat jenis kelamin, suku, warna kulit, dan lain sebagainya termasuk agama. Promosi dan jabatan adalah hak semua pegawai yang bekerja keras dan kompeten. Namun bukan berarti kita tidak boleh membuat perkecualian dengan syarat agama untuk jabatan tertentu. Karena tiap agama berbeda pengajarannya dalam doktrin, konsep teologis maupun praktis. Kita tentu patut bertanya jika sebuah universitas Kristen dengan visi, misi, dan nilai-nilainya yang Alkitabiah dipimpin oleh seorang rektor beragama Buddha.

          Bukan berarti UU Ketenagakerjaan Pasal 5 dan 6 itu salah. Aturan itu perlu ada untuk meminimalisir hal-hal seperti “Aku bosnya, aku Kristen, karena kamu Konfusian tidak bisa kerja disini” , atau “kamu kurang cantik jadi aku tidak bisa angkat kamu jadi head manager” dan semacamnya. Meskipun pada dasarnya memang itu adalah hak dari para pemilik usaha atau pihak lain yang berwenang. Tapi tanpa alasan yang logis, kuat, dan benar maka para pemilik usaha sebenarnya telah melanggar hak para pegawai atau calon pegawai.

          Dilema agama dalam dunia kerja harus dilihat dari kacamata yang baru dan berbeda. Mulailah dari bertanya apakah pekerjaan atau jabatan itu baik dan benar untuk saya sebagai penganut agama ini? Ketika saya menganut agama Hindu maka lebih baik saya tidak menjadi juru masak sebuah restoran yang menyediakan daging sapi. Atau saya muslim seharusnya saya tidak bekerja di sebuah restoran yang menyediakan daging babi. Ada restoran lain yang tepat buat saya sebagai juru masak untuk bekerja tanpa melanggar ajaran agama saya. Bukan salah restorannya jika mereka memberi syarat non-Hindu dan menolak saya penganut Hindu jika mereka menyediakan hidangan daging sapi. Lain cerita jika saya ditolak jadi dosen seni lukis oleh sebuah universitas Kristen karena saya seorang Buddhis. Tapi tidak tau diri namanya ketika saya seorang Kristen mengajukan diri sebagai rektor di sebuah universitas Islam.

          Maka sejatinya boleh saja menjadikan agama sebagai syarat diterima atau tidaknya seseorang dalam pekerjaan atau jabatan. Selama itu sebenarnya bertujuan untuk kebaikan bersama. Jangan kita mudah menghakimi meskipun banyak ketidakadilan atas nama agama yang memang terjadi di dunia kerja. Lebih penting bagi kita mempersiapkan diri dan bekerja sebaik-baiknya. Tuhan tidak tidur, jika kita setia dan bersungguh-sungguh maka pekerjaan yang baik dan jabatan yang kita impikan akan diberikan juga pada kita.

 

Referensi :

http://candrawiguna.com/komentar-kasus-diskriminasi-lowongan-kerja-di-mnc/

http://www.jogjakarir.com/2015/03/lowongan-kerja-di-pt-sushantco.html

https://student.unud.ac.id/febiani98/news/4690

 

Oleh :

Hendro Richard (42416052)

SOCIOPRENEUR: ABSOLUTELY YAY!

            ABSOLUTELY YAY! Dua kata untuk sociopreneur. Sociopreneur, sebuah kosakata yang mungkin masih asing ditelinga sebagian besar orang. Tetapi, mungkin secara tidak sadar kita telah sering melihat kegiatan tersebut, atau bahkan terlibat di dalamnya. Secara sederhana, sociopreneur dapat dimengerti sebagai suatu usaha dengan basis bisnis namun mengedepankan sisi sosial, yaitu untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

            Bagi saya, seorang sociopreneur adalah pahlawan di masa kemerdekaan ini. Seorang pahlawan, karena ia membawa perubahan yang nyata bagi masyarakat sekitar, terutama mereka dengan kekuatan ekonomi di bawah rata-rata. Tidak semua orang memiliki niat dan panggilan untuk melakukan pekerjaan sosial yang dapat menolong sesamanya tersebut. Berbagai tantangan dan halangan silih berganti. Menurut saya pribadi, orang-orang yang mau menjadi seorang sociopreneur harus dihargai dan didukung dalam segala usahanya dibidang sosial.

            Menjadi seorang sociopreneur ini seharusnya menjadi kesempatan yang terbuka lebar untuk kita sebagai generasi muda Indonesia. Seperti yang kita ketahui, Indonesia yang sangat luas ini terdiri dari 250 juta rakyat dengan latar belakangnya masing-masing. Tidak semua orang Indonesia berada pada kondisi ekonomi berkecukupan. Bahkan, semakin lama angka pengangguran di Indonesia semakin meningkat.

            Contoh sociopreneur adalah Nadiem Makarim. Namanya memang tidak terlalu populer di telinga kita. Namun, pria berusia 32 tahun tersebut memiliki jasa yang besar, tidak hanya bagi mereka yang membutuhkan pekerjaan tapi juga bagi mereka yang membutuhkan kecepatan waktu, Yap, GO-JEK. Melalui ide kreatifnya, Nadiem Makarim membantu banyak orang. Yang patut disoroti di sini adalah ide kreatifnya untuk membuat sebuah ojek online. Ketika sebagian besar putra bangsa yang menimba ilmu di luar negeri memutuskan untuk berkarir di sana, Nadiem Makarim mengambil keputusan berbeda, yaitu kembali ke Indonesia dan memberdayakan masyarakat kelas bawah melalui aplikasi ojek online yang memudahkan supir ojek mendapatkan pelanggannya.

            Sociopreneur merupakan langkah yang tepat untuk membawa perubahan bangsa Indonesia ini. Selama ini, masyarakat Indonesia sering kali dimanjakan dengan bantuan-bantuan secara langsung (bantuan tunai) dari pemerintah, yang justru merusak mental mereka. Tak sedikit dari mereka yang memilih untuk bertahan hidup dengan mengandalkan bantuan dari pemerintah ketimbang bekerja sendiri. Di sinilah poin utama yang harus diatasi.

            Dengan adanya sociopreneur, perekonomian masyarakat dapat mengalami peningkatan. Di sisi lain, mereka dapat memupuk skill melalui pekerjaan yang dijalani. Secara tidak langsung, mental mereka yang awalnya mungkin hanya berpasarah pada nasib serta bantuan yang diterima, juga akan beralih menjadi semakin semangat dalam mengusahakan yang terbaik bagi kelangsungan kehidupannya dan kehidupan keluarganya.

            Usia bukanlah halangan bagi kita sebagai seorang mahasiswa untuk memulai langkah tepat menjadi seorang sociopreneur. Yang penting bukanlah seberapa besar yang kita lakukan, tapi seberapa besar dampak yang dapat kita hasilkan bagi sesama.

 

 

Referensi

http://www.slideshare.net/NadyaSyabillaA/makalah-sociopreneur

https://sosiopreneur.wordpress.com/tag/ciri-ciri-sociopreneur/

https://pararawendy.wordpress.com/2016/02/07/sociopreneur-dan-dua-contoh-hebatnya/

 

 

oleh:

Regina Bella Rosari (51416001)

m51416001@john.petra.ac.id

Pengumuman Pemenang Undian Souvenir Tracer Study 2017

Tim Tracer Study UK Petra mengirimkan Kuesioner Online Tracer Study pada lulusan 2015 pada tanggal 12 Juli 2017 yang lalu. Sebagai ungkapan terimakasih, UK Petra menyediakan souvenir berupa voucher belanja MAP yang diundi dengan ketentuan sebagai berikut:

  • 50 pemenang dari 150 pengisi pertama mendapatkan voucher sejumlah Rp 200.000
  • 50 pemenang dari 150 pengisi berikutnya mendapatkan voucher sejumlah Rp 100.000

Periode survey telah ditutup pada tanggal 28 Juli 2017 lalu dan pengundian telah dilakukan pada tanggal 1 Agustus 2017.

Pengundian dilakukan dengan memberikan nomor undian pada setiap responden secara urut berdasarkan waktu pengisian. Rumus pengundian dibuat di Ms Excel untuk mengeluarkan 50 angka acak dari angka 1 - 150. 50 Angka acak yang keluar adalah 50 pemenang undian voucher. Proses tersebut dilakukan untuk 150 pengisi pertama, dan juga 150 pengisi berikutnya.

 

Berikut adalah nama pemenang undian Voucher MAP Rp 200.000 :

  1. JESSICA - 25411017
  2. KEVIN WIBOWO - 35411007
  3. AGUSTINUS GANDAWIDJAJA - 26411013
  4. JESSICA WIJAYA LOUIS - 22411015
  5. GABRIEL RIZKIAWAN SANTOSO - 26410114
  6. ENRICO VARIAN ONGGO - 42411065
  7. AILIN EASTERINA - 22410097
  8. WILLIAM WIBISONO - 21411046
  9. MONICA OKTAVIA - 32410053
  10. DICKY LIENARDO LIE - 22411096
  11. RATNA ANGGRAINI - 42411079
  12. DAVID RICHARDO - 33411147
  13. STEFFI THANISSA HALIM - 12410008
  14. VALENTINA WINDA KRISTIANTI - 26410048
  15. IRENE SUSILO - 36411015
  16. ALFINDO JANANTO - 35410023
  17. MARCHELLYN SOENJAYA - 33411057
  18. FERNALDI KURNIAWAN - 34411044
  19. ARDELIA WIDYANATA TJOA - 42411215
  20. BOBBY WILLIAM THERRY - 26411011
  21. YESHINTA TRIVENA DEWI - 32411140
  22. JIMMY MULIAWAN - 26411044
  23. NENCY - 35411035
  24. STEPHANIE VICTORIA WIJAYA - 31411248
  25. RICHARD PANGALILA - 26411081
  26. BELINDA TEDJOKUSUMO - 22410017
  27. FERDIARTO LIMANTORO - 25411031
  28. ELSA ONGKOWIJOYO - 32411056
  29. JANE ANDOKO - 33411043
  30. KEVIN WILLYANTO - 21411075
  31. YEFTA GAVRA GARLAND PERSADA - 21411155
  32. RENDY YUWONO - 24411049
  33. YENNY - 11409013
  34. DANNY TANTRA - 26411040
  35. MARIA VIONITA W. - 22411111
  36. JANET GEORGINA ANDRETA MANOPPO - 32410141
  37. TEGUH WIBISONO SANTOSA - 36411039
  38. JOHANES JOVIAL KOOSWANTORO - 22410107
  39. PAULINA KRISTIANI - 31411025
  40. ANDY JACKSON - 31411111
  41. BRYAN WIDARNO - 21411068
  42. BUDI TIRTO HANTORO - 35410030
  43. FELLY LILIYANA SOENYOTO - 34411048
  44. IRISA CHRISTY OCTAVIA SOEDIMO - 22411063
  45. NONY KEZIA MARCHYTA - 37411045
  46. JESSICA HELENA SUTEDJO - 32410051
  47. DAVID TANUJAYA - 26411043
  48. MARCHELLIA PRASETYA - 42411146
  49. CHRISTIAN YOKO WIJAYA - 25410024
  50. ALBERT BUDIANTO LIADI - 42411114

 

 

Kemudian, berikut adalah nama pemenang undian Voucher MAP Rp 100.000 :

  1. VINCENT CHIPTODJOJO - 26410005
  2. JUWITA PRISCELLA KWONG - 41411067
  3. CLAUDIA PRICILIA CHANDRA - 34411026
  4. ADITYA FERRYANTO - 32411048
  5. ANGGA PRABOWO - 51410139
  6. MARIA CAROLINA PUDJIHARDJO - 33411078
  7. SELIECIA ENDY KRISTANTI - 33410069
  8. ALBERT LEONARD GEJALI - 31411075
  9. ANTHONY NUGROHO - 24411055
  10. JANE LEVINA - 35411015
  11. GRACE HANYTASARI - 42411063
  12. FREDY SUGIMAN - 33410077
  13. OKTAVIA KRISTIN SURYANINGRUM - 22410019
  14. WIDIAWATI LIMANTO - 42410270
  15. RIZKY ALIM SUSANTO - 41410117
  16. SETYAYUDHA LEMBONO - 22410023
  17. ANNEKE DEBORA KUNCORO - 22411044
  18. ARIELLA CORNELIA ANGGONO - 33411024
  19. JEFFRAN STEVANUS GUNAWAN - 33411054
  20. WILSON KONG - 31411237
  21. ELIZABETH NATHANIA WITANTO - 26411113
  22. MICHAEL SUTRISNO - 31411079
  23. MICHAEL - 33410119
  24. CINDY FRANSISCA TANRIM - 22411018
  25. MELANIA WINARTA - 31411133
  26. JESSICA ARIYANTI JASAHARTANA - 32411070
  27. LISA VALENTINE - 32411080
  28. BIANDA VERSA - 36411053
  29. YOHANA ZERLINDA PRANOTO - 42411093
  30. MARITA WIJAYA - 31411287
  31. ANGELINE THRESDY WIJAYA - 22410068
  32. HENDRA WENNADY WIJOYO - 26411063
  33. INDRAWAN ANGGRADINATA - 21411124
  34. PAMELA FELITA - 31410072
  35. WANDA WIJAYA - 42411059
  36. MARVIN EDWAR LESMANA - 22411147
  37. NIO NERISSA ARVIANA BUNTORO - 42411086
  38. YESIKA HARTANTO KARJODIHARDJO - 41411001
  39. AYU ABRIYANTI CHANDRA DEWI - 36411084
  40. NATALI DEVIANA SUTANTO - 41411032
  41. BRIAN SURYANATA - 41410064
  42. STELLA FRANCISS MULIANTO - 32411053
  43. ROSELINEE NATHANIA HALIM - 42411103
  44. ESTEFAN JUNAYDI WICAKSONO - 32411105
  45. AGNES YUSTIVANI DE SIRAT - 26411145
  46. KLEMENS PRAMUDITA - 42411053
  47. STEVEN GUNAWAN - 42411081
  48. TOMMY PRAYOGO - 22410036
  49. JOVITA KOLIN SETIADI - 41411038
  50. RENATA ODILIA HANDOJO - 22410053

 

Pusat Karir akan menghubungi para pemenang untuk menanyakan alamat pengiriman souvenir dan segera mengirimkan souvenir kepada yang bersangkutan.

Selamat untuk para pemenang undian, dan terimakasih atas partisipasinya dalam Tracer Study 2017.