Petra Career Center
preparing · coaching · connecting

TELUSURI LEBIH LANJUT
103
LOWONGAN KERJA
2.666
EMPLOYER
3.134
JOBSEEKER

TENTANG KAMI

Ditemukan pada tahun 2004 dan setelah diberikannya ijin dari TPSDP (Technological and Professional Skills Development Sector Project), Petra Career Center meluncurkan jasanya di Universitas Kristen Petra pada tanggal 3 Agustus di tahun yang sama. Layanan utama kami diperuntukkan kepada mahasiswa dan lulusan dari berbagai program studi yang berbeda. Mahasiswa kami difasilitasi untuk mempelajari soft skills melalui Petra Career Center Development Programs dengan pendekatan yang menarik dan kreatif, seperti Career Camp, talk-show, workshop, dan lain-lain. Petra Career Center juga memiliki koneksi dengan sejumlah perusahaan kelas atas di mana para lulusan kami memperoleh kesempatan untuk terhubung dengan mereka melalui acara tahunan Pre-Graduation-Day. Acara khusus ini terdiri atas Job Preparation Class, Career Assessment Class, Career Days, Petra Career Fair, Scholarship Days, dan Petra's Best Achievers.

Website kami yang interaktif dapat diakses sejak tahun 2005. Melalui website ini, informasi lowongan kerja dari berbagai perusahaan dipasang di sini, berbagai kegiatan Petra Career Center, dan juga beberapa tulisan dari mahasiswa kami untuk para pengunjung website.

Staff kami dapat dihubungi terkait pendaftaran career consulation baik melalui media online ataupun appointment.

Petra Career Center berharap untuk terus meningkatkan dan mengembangkan mutu layanan kami melalui program-program yang inovatif.

Tim kami

Dra. Lisa Narwastu, M.PSDM
Kepala Petra Career Center
narwastu@petra.ac.id
Jessie Monika, SS
Training Coordinator
jc@petra.ac.id
Dra. Magdalena Ratuhaba, M.PSDM
Employers Relations & Placement Staff
lena@petra.ac.id
Sastra Budiharja, S.Psi
Employers Relations & Placement Coordinator
sastrabs@petra.ac.id
Yulandari, A.Md
Administration
yulan@petra.ac.id
Alfan Stevano, S.Psi
Training Staff
alfan@petra.ac.id
FOKUS PELAYANAN PCC
Preparing
Mempersiapkan Anda memasuki dunia kerja melalui training-training keterampilan kerja dan wirausaha / enterpreneurship

Coaching
Membantu Anda mengenali dan mengembangkan potensi karir yang akan menjadi plus dalam persaingan di dunia kerja

Connecting
Menjembatani Anda dengan dunia Industri

ARTIKEL
Antonius Widjaya: Fotografer Arsitektur yang Masih Mencari Kesempurnaan

Antonius Widjaya mungkin nama yang masih terdengar asing di telinga kita namun terkenal di kalangan Architecture Photographer di Surabaya. Lulus menyandang gelar S. Ds. dari Universitas Kristen Petra pada 2006, ia langsung membuka konsultan desain interior bersama dengan beberapa teman. Seiring waktu berjalan, mereka menyadari bahwa konsultan desain yang mereka dirikan bukanlah jalan terbaik, melihat kurangnya pengalaman bekerja yang mereka miliki sebagai fresh graduate.

Pria asal Surabaya ini kemudian memfokuskan diri dalam dunia 3D rendering yang telah dikuasainya sejak lama. 3D rendering sendiri merupakan proses menghasilkan gambar berdasar gambar 3 dimensi yang mirip dengan fotografi atau sinematografi. Karirnya berjalan cukup baik dengan klien dari luar negeri yang merupakan pelanggannya saat masih bekerja sebagai konsultan. Namun, ia menyadari bahwa tidak dapat terus berada di zona nyaman dan bergantung hanya pada klien yang sama. Mendapat inspirasi saat mengerjakan 3D rendering dan berbekal hobi fotografi dan ilmu interior yang dimilikinya, pria kelahiran 21 Januari 1984 ini kemudian memberanikan diri masuk ke dalam dunia fotografi sebagai architecture and interior photographer pada 2014.

Berjuang dengan sangat keras, Antonius mulai membeli tutorial online dan bahkan rela memfotokan teman dengan harga hampir gratis di awal karirnya. Bukan usaha yang sia-sia, ia sekarang menjadi salah satu architecture photographer yang dicari. Beberapa klien yang telah memakai jasanya antara lain, PT Sinar Galaxy dan Indonesia Design Magazine. Berbicara mengenai apakah bakat fotografi menjadi salah satu kunci kesuksesannya, mantan ketua Persekutuan Program Studi ini menjawab, “Bagi saya, bakat itu tidak ada; yang ada itu passion. (Saya) menghabiskan banyak waktu di bidang tersebut sampai menjadi bakat. Passion pasti membuka banyak jalan,” tegasnya.

Ketika diitanya mengenai suka duka dalam bidang pekerjaannya, pemilik studio Arch-viz ini mengatakan bahwa pekerjaan ini tidak seperti bekerja karena merupakan hobinya. Di sisi lain, pekerjaan ini juga merupakan bidang pekerjaan baru sehingga belum banyak saingan. Meski demikian, terdapat pula tantangan-tantangan yang berat seperti harus membangun brand sendiri dan banyak orang awam yang kurang paham mengenai dunia architecture photography. “Banyak orang Surabaya yang sulit menerima hal baru. Mereka berpikir kenapa foto arsitektur dan interior harus pakai jasa orang. Difoto sendiri kan bisa,” jelasnya.

Memperluas koneksi melalui teman dan kenalan dari bidang interior merupakan salah satu cara yang ditempuh oleh mantan ketua hima ini. Salah satunya didapat dari melakukan barter dengan temannya, yaitu ia memfotokan dengan cuma-cuma dan hasil fotonya dapat digunakannya untuk promosi. Di sisi lain, memperkuat branding dengan membuat portofolio dan melakukan seminar juga dilakukannya. Salah satu seminarnya adalah seminar workshop fotografi arsitektur yang bekerjasama dengan Vasa Hotel dan Sony.

 Suka duka dan tantangan-tantangan telah dilaluinya dengan berbagai cara hingga sukses. Namun, meskipun telah sukses di usianya yang masih muda, tidak ada sedikitpun rasa sombong dan puas diri. “Selalu rendah hati dan mau belajar, karena saya percaya dalam mencari kesempurnaan merupakan sesuatu yang never ending (tak pernah berakhir –red),” tutupnya saat ditanya mengenai moto hidup.

 

Ditulis oleh :

Maria Cornelia Susanto (22416053)